Penuh dengan kehangatan dan kebersamaan Anggota Satgas TMMD Reguler ke-126 terampil bantu Emak-emak memasak di Dapur.
Ditengah kesibukan menjalankan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-126 anggota Satgas TMMD tetap menyempatkan diri untuk berbaur dengan masyarakat. Salah satunya dengan membantu memasak di rumah Bapak Ali Imron Dusun Wadak RT 1/8 Desa Karangharjo.
Adalah Serma Sugeng (Anggota Satgas) pada gelaran TMMD reguler Kodim Grobogan dengan penuh semangat dan sangat terampil membantu emak-emak yang sibuk memasak di dapur untuk menyediakan makanan setiap harinya.
Tanpa ragu dan canggung, tampak Serma Sugeng sangat luwes memotong sayuran, menyiapkan bumbu dan memasak nasi.
Menurut Serma Sugeng "Dengan turun langsung membantu kegiatan sehari-hari warga, termasuk kegiatan memasak, Satgas TMMD menunjukkan komitmen untuk selalu hadir di tengah-tengah mereka dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat”.
Lebih lanjut, selain membantu meringankan pekerjaan warga, kegiatan membantu memasak ini merupakan salah satu bagian dari program TMMD yang mencakup kegiatan non-fisik untuk mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat, selain sasaran fisik seperti pembangunan dan perbaikan yang menjadi sasaran utama.
“Kami tidak merasa malu dan canggung meskipun kami harus berjibaku mengerjakan urusan dapur bersama emak-emak” ujar Serma Sugeng
Emak-Emak menyambut baik dan sangat terbantu dengan keterlibatan Satgas TMMD dalam membantu memasak di dapur, karena dianggap sebagai bentuk kebersamaan, kekeluargaan, dan keharmonisan diantara mereka.
Seperti yang diungkapkan Inayatun (36) Warga Dusun Wadak Desa Karangharjo RT 2/8 yang hampir tiap harinya bersama emak-emak menyiapkan makan untuk Anggota satgas TMMD Reguler ke-126 Kodim 0717/Grobogan. “Kami merasa sangat terbantu karena pekerjaan dapur yang berat, seperti memasak nasi, menggoreng ikan, menyiapkan bumbu atau memotong sayur, bisa diringankan dengan bantuan anggota Satgas. ,” terangnya
“Rasanya kaget dan bangga untuk pak tentara, biasanya pak tentara itu jagonya menembak, jago perang, jago beladiri, tetapi mereka di sini mau bantu masak, dan ternyata mereka terampil dan mahir memasak," kata inayatun mengakhiri.

Komentar
Posting Komentar